Pemilu 2 putaran sebagai bentuk pemaksaan

Pemilukada 2 putaran adalah hal yang sia-sia, tidak produktif, membuang waktu dan tentu saja pemborosan uang.

Dengan adanya banyak calon mustahil mendapatkan 50%+1 dalam 1 putaran. 30%+1 adalah angka yang rasional.

Pemilu 2 putaran justru merugikan warga, yang ingin segera mendapatkan hasil, bukti dan kesejahteraan dari calon suara terbanyak.

Jika yang ingin dicapai adalah legitimasi maka dengan tingkat golput 40% maka 50%+1 pun tidak akan memperkokoh pemerintahan, karena angka itu hanya sekitar 30% dari pemilih (setengah +1 dari 60%).

Selain itu, bagi pemilih yang calonnya tidak masuk ke putaran 2, mereka sepertinya dipaksa untuk memilih yang sebenarnya bukanlah pilihan mereka dari awal. Dan hal ini malah berpotensi menaikan angka golput, jika para pemilih yang calonnya tidak masuk putaran 2 memilih abstain sepenuhnya.

Mari kita berfikir jernih dan realistis serta cerdas untuk mengatakan pemilu 1 putaran cukup.

About sputra

A son, a brother, traveler, God Chaser, full packed vision for impacting this generation
This entry was posted in Uncategorized and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s